Kewirausahaan Islami
Tugas 4
Product Vs Brand
A.
Produk
Secara
umum Produk adalah sesuatu hal yang
dapat ditawarkan ke pasar untuk memuaskan keinginan atau kebutuhan. Menurut
Philip Kotler Produk adalah sesuatu
yang ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, digunakan atau dikonsumsi
untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan.
Produk
dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Memiliki
wujud / Tangible Product
Produk berwujud adalah barang yang
secara obyek fisik yang dapat dirasakan dengan sentuhan seperti bangunan,
kendaraan, gadget, atau pakaian. Tangible
Product terbuat dari material/bahan.
2. Tidak
berwujud / Intangible Product
Produk tak berwujud adalah produk yang hanya dapat
dirasakan secara tidak langsung seperti polis asuransi.
Klasifikasi
produk berdasarkan Sistem Klasifikasi Aspinwall:
Ø
Replacement
rate - Seberapa sering produk tersebut
dipesan ulang oleh pelanggan/pembeli.
Ø Gross margin - Berapa besar rata-rata keuntungan yang dihasilkan oleh tiap produk
(presentase).
Ø
Buyer
goal adjustment - Seberapa
besar rentang segmen konsumen yang bisa dicapai.
Ø Duration of product satisfaction - Seberapa
lama produk tersebut bermanfaat bagi pembeli.
Ø Duration of buyer search behaviour - Berapa
lama konsumen tetap mencari dan membeli produk.
B.
Brand
Menurut
Wikipedia Merek atau Merek Dagang (Simbol: ™ atau ®) adalah
nama atau simbol yang diasosiasikan dengan produk/jasa dan menimbulkan arti
psikologis/asosiasi. Simbol ™ / TrendMark
memiliki arti hak cipta merk dagang dan simbol ® / Register memiliki arti telah terdaftar.
Menurut
Philip Kotler Brand kepanjangan dari
Believe, Relevant, Adaptable, Narrative-Driven, dan Differentiated. Memilih nama Brand
menurut Philip Kotler:
·
Memorable
(easily recognized, easily recalled)
Nama
Brand yang dipilih sebaiknya yang mudah untuk diingat dan diucapkan oleh
konsumen
·
Meaningfull
(Descriptive, Persuasive)
Nama
Brand yang dipilih sebaiknya memiliki makna dan mendeskripsikan mengenai barang
tersebut.
·
Likeable
(Fun & interesting, rich visual &
verbal imagery, aesthetically)
Brand
yang dipilih sebaiknya yang menarik, kaya visual & verbal serta estetis.
·
Protecable
(Legally, competitively)
Nama
Brand yang dipilih sebaiknya dilindungi secara hukum agar tidak terjadi hal
yang tidak diinginkan.
·
Adaptable
(Flexible, updateable)
Nama
Brand yang dipilih sebaiknya fleksibel dan dapat diperbarui.
·
Transferable
Nama Brand yang
dipilih sebaiknya dapat digunakan untuk beberapa produk sehingga mudah diingat
oleh konsumen.
Definis
Brand menurut Philip Kotler dapat dibedakan menjadi:
1.
Brand Name adalah
bagian dari merek yang bisa dilafalkan.
2. Brand Mark adalah
suatu simbol atau desain yang digunakan untuk memberikan identitas pada produk
atau untuk membedakannya dengan produk lain.
3. Trade Character
adalah brand mark yang mengambil
bentuk fisik atau sifat manusia.
C.
Product
Vs Brand
Ø Produk
adalah sesuatu yang dibuat di pabrik sedangkan Merek adalah sesuatu yang dibeli oleh seorang pelanggan.
Ø Produk dapat
disalin sedangkan Merek itu unik.
Ø Suatu
Produk dengan cepat usang / berbeda
masa sedangkan sebuah Merek itu
abadi / sepanjang masa.
Komentar
Posting Komentar